RSS

Sejarah Drupal

20 Apr
Sejarah Drupal

“Tak kenal maka tak sayang” demikian pepatah yang sering kita dengar apabila sesuatau ingin kita perkenalkan agar disukai dan dicintai, tak tekecuali dengan ‘Drupal’. Walaupun  sudah lama keberadaannya namun kenyataannya masih banyak komunitas internet Indonesia yang belum mengenal apalagi mencintai CMS Engine Drupal nan canggih ini. Dengan mengetahui sejarah Drupal semoga menambah pengatahuan kita.  Artikel ini kami ambil dari situs kakak tertua kami drupal.web.id yang merupakan terjemahan dari artikel di situs resmi drupal.org.

Bagaimana Drupal dimulai.?

Dries Buytaert, (lahir di Belgia, 19 Nopember 1978), PhD dalam Ilmu Komputer pada 27 Januari 2008 pada Universitas Ghent, membangun Drupal hampir tanpa sengaja yang dimulai sekitar tahun 1998 dan 1999.

Saat belajar di kampus dengan kawan-kawannya, Dries belajar dengan menggunakan internet nirkabel. Bersama-sama mereka mencoba membangun jaringan lokal (Local Area Network, LAN). Karena dibutuhkan banyaknya komunikasi dan pertukaran informasi dalam proyek LAN tersebut, Dries memutuskan untuk membuat aplikasi Forum Diskusi. “Forum Diskusi” ini bisa diakses lewat LAN mereka dan setelah Dries lulus, diputuskannya untuk memindahkan “Forum Diskusi” tadi ke internet dengan sebuah situs.

Awalnya Dries ingin mendaftarkan situs dalam Bahasa Belanda “Dorpje” yang berarti “desa kecil”. Saat mendaftarkan domain Dries salah mengetikkan domain dan mengisinya dengan “Drop”, bukan Dorpje seperti yang diinginkan sebelumnya. Tapi kemudian dia mempertahankan nama tersebut karena belum ada yang memiliki. Jadi situs internet pertama yang menggunakan versi online Drupal adalah Drop.org. Sekitar satu tahun kemudian, sekitar tahun 2000 atau 2001, Dries mendapatkan banyak ide dan fitur baru dari orang lain yang tertarik dengan “Papan Pesan” buatannya itu. Dries kemudian melakukan penelitian pada pasokan RSS, Moderasi Konten dan teknologi internet lain.

Saat ketertarikan pada softwarenya berkembang, permintaan akan fitur baru juga bertambah. Dries memutuskan softwarenya menjadi open source supaya komunitas bisa bereksperimen sendiri dengan software tersebut, dan dia tetap memiliki waktu sendiri dalam eksperimen dan pengembangan. Saat itulah kemudian “Papan Diskusi”nya menjadi Software Open Source “Drupal”. Drupal sendiri merupakan produk dari beberapa kejadian yang tidak diduga.

Salah satu kejadian tersebut berhubungan dengan situs Kerneltrap.org yang dikelola Jeremy Andrews. Dries mengirimi Jeremy email dan menyarankannya menggunakan Drupal pada situsnya. Keduanya kemudian bekerja sama untuk menangani lonjakan trafik internet yang tak terduga. Dari hasil kolaborasi tersebut, Jeremy membuat beberapa modul dan menulis beberapa artikel tentang modul Drupalnya dan cara kerja Drupal. Dia fokus pada karakteristik teknis Drupal. Inilah yang kemudian membawa banyak ketertarikan komunitas internet atas Drupal.

Drupal terus berkembang dan Drupal.org, situs utama Drupal yang kini memiliki lebih dari 350.000 anggota, menyediakan dukungan dan dokumentasi untuk implementasi Drupal. Jutaan salinan software ini sudah diunduh sejak dirilis. Drupal.org didaftarkan pada tanggal 26 April 2001.

Sumber: http://drupal.org/node/297669

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 20, 2011 in Pengembangan Aplikasi Web

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: